Jumat, 05 Juni 2015

Pohon Natal Ebenhaezer Tahun 2012



POHON NATAL JUMBO DARI KANTUNG KRESEK
Dikutip dari Harian Suara Merdeka, 19 Desember 2012
Pengendara motor itu tiba-tiba menepi tepat di jalan Pemuda 333 Pati. dua orang itupun berbagi peran. Satu di antara mereka bergiliran memegang kamera untuk mengabadikan temannya yang nampang di dekat pohon Natal Jumbo.
Pemandangan seperti itu, menurut Pengurus Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Ebenhaezer Pati lazim terjadi dalam sepekan terakhir. Hampir setiap hari, terutama malam, pohon Natal bertinggi tujuh meter dan berdiameter bawah 2,7 meter tersebut menjadi objek foto menarik.
Bukan saja terkesima dengan tinggi dan besarnya pohon, kecantikan lampu warna-warni dan tidak lazimnya bahan yang digunakan juga menjadi daya tarik tersendiri. Pohon Natal yang pajang di luar gereja mulai 9 Desember itu memang terbilang unik.
Pohon ini tersusun dari 5.000 bunga plastik yang dibuat dari kantung plastik kresek. Jemaat GKMI Ebenhaezer membutuhkan waktu dua pekan untuk menyelesaikan pembuatannya.
Pengurus GKMI Ebenhaezer, Pendeta Daniel Kurniawan mengaku ide dasar pemanfaatan plastik kresek bukan datang begitu saja. seorang pengurus lainnya Agus Santoso mendapatkan gagasan itu dari internet.
Menurutnya, pembuatan bunga berikut penyusunannya tidak mengalami kesulitan berarti. Kendala datang saat mempersiapkan lapisan kerangka pohon yang terbuat dari styrofoam. Karena jika terlalu keras dalam menempelkan bahan tersebut di bidang kerucut akan patah. Namun itu bisa diatasi dengan kehati-hatian serta kesabaran.

“Untuk mendapatkan plastik kresek warna-warni juga tidak gampang. Kami harus keliling beberapa kota, dan ketemu di Kudus”, ujarnya.
Sebelum dari plastik kresek, Ebenhaezer membuat perangkat perayaan Natal itu dengan menggunakan bahan tali plastik rafia, bunga pinus dan plastik bening dengan hiasan air mengalitr. Semua pohon itu dipercantik ribuan lampu warna-warni. (M Noor Efendi-42)

@ Dikutip sesuai pemberitaan aslinya, dari Harian Suara Merdeka, edisi hari Rabu, 19 Desember 2012, halaman 19 dan 27, lembar “Suara Muria” Lenceng Galeng
 

Memoar of December, 2012
Ebenhaezer
From the desk of  Daniel Lauw


@ Pindahan dari blog Nuansa Iman GKMI Ebenhaezer, tgl.6 Juni 2015



Tidak ada komentar:

Posting Komentar