Sehari Komisi Wanita PGMW V di GKMI Surabaya Cabang Ebenhaezer – Pati
Tidak
seperti biasanya, pada pagi hari itu, Kamis 15 November 2012, beberapa
kendaraan dari GGKMI wilayah Jawa Timur meluncur ke Jawa Tengah dan memasuki
halaman GKMI Surabaya cabang Ebenhaezer – Pati. Beberapa peserta bahkan ada
yang telah menempuh perjalanan sejak malam hari dan sudah memasuki kota Pati
saat fajar menyingsing. Meskipun nampak lelah, namun terbersit keceriaan di wajah penumpang yang turun. 90 % tamu yang mengunjungiGKMI Surabaya ini ternyata adalah wanita. Hari itu memang memang menjadi saat yang dinantikan oleh Komisi Wanita 
PGMW V

.
Hari
itu memang menjadi saat yang dinantikan oleh Komisi Wanita GGKMI – PGMW V
karena inilah kesempatan dari para wanita dari GKMI Surabaya, GKMI Surabaya
cab. Sidoarjo, GKMI Surabaya cab.Ebenhaezer Pati, GKMI (PIPKA) cab.Koinonia
Surabaya, GKMI Efata-Malang, GKMI Efrata - Pare, GKMI Ekklesia – Denpasar, GKMI
(PIPKA) cab.Sobat – Songgoriti dan GKMI Blora cab. Jatirogo untuk bertemu dalam
acara “Jumpa Sehari Komisi Wanita se-PGMW-V”.

Acara
yang di gelar mulai Pk.08.00 di awali dengan menikmati bersama santapan khas
Pati yaitu “Naga” (Nasi Gandul) yang nikmat menggoda. Setelah cukup
beristirahat dan ber “Sapa-Salam-sayang”, para wanita memasuki ruang Ibadah
GKMI Ebenhaezer dan mengikuti Ibadah bersama yang di pandu oleh Ibu Sri
Lestari,Sm.Th (dari GKMI Surabaya cab.Ebenhaezer) dengan pelayan Firman Ibu
Ev.Maria Indrawati (dari GKMI Surabaya cab.Sidoarjo). Rangkaian puji-pujian,
Firman Tuhan dan suasana yang dibangun “Sersan” (Serius tapi Santai) sungguh-sungguh
menyiratkan thema yang diangkat, yaitu “Hati Yang Gembira Adalah Obat”.
Ice breaking yang dipimpin Ibu Theresia Titik dan Permainan keakraban yang di
pimpin Ibu Meiske Prayogianto makin menghangatkan suasana kesehatian antar
wanita dari pelbagai gereja tersebut.
Acara
yang di gelar mulai Pk.08.00 di awali dengan menikmati bersama santapan khas
Pati yaitu “Naga” (Nasi Gandul) yang nikmat menggoda. Setelah cukup
beristirahat dan ber “Sapa-Salam-sayang”, para wanita memasuki ruang Ibadah
GKMI Ebenhaezer dan mengikuti Ibadah bersama yang di pandu oleh Ibu Sri
Lestari,Sm.Th (dari GKMI Surabaya cab.Ebenhaezer) dengan pelayan Firman Ibu
Ev.Maria Indrawati (dari GKMI Surabaya cab.Sidoarjo). Rangkaian puji-pujian,
Firman Tuhan dan suasana yang dibangun “Sersan” (Serius tapi Santai) sungguh-sungguh
menyiratkan thema yang diangkat, yaitu “Hati Yang Gembira Adalah Obat”.
Ice breaking yang dipimpin Ibu Theresia Titik dan Permainan keakraban yang di
pimpin Ibu Meiske Prayogianto makin menghangatkan suasana kesehatian antar
wanita dari pelbagai gereja tersebut.
Acara
yang di hadiri hampir 100 orang ini semakin berkesan ketika Komisi Wanita GKMI
Efata – Malang mempersembahkan sebuah adegan drama yang menarik dan diperkaya
pula dengan kesaksian kesembuhan dari jemaat GKMI Efrata – Pare. Dalam
kesempatan tersebut, Komisi Wanita “Naomi” GKMI Ebenhaezer juga menghadirkan
dr.Cahyono Hadi,Sp.OG yang
menyampaikan ceramah kesehatan tentang “Pengenalan, Pencegahan dan Penanganan
Kanker Cerviks” dengan gaya khas-nya yang blak-blakan, penuh canda
namun sangat berisi.
Mengakhiri moment istimewa ini, para wanitapun di ajak “tour” mengunjungi
Pabrik Kacang ber-taraf internasional “Dua Kelinci” yang berada di kota Pati
dan kemudian saling berpisah satu dengan yang lain membawa sekelumit kenangan
indah dari perjumpaan singkat tersebut
.
Memoar of November, 2011
Ebenhaezer
From the desk of Daniel Lauw
@
Pindahan dari blog Nuansa Iman GKMI Ebenhaezer,
tgl.6
Juni 2015