Tampilkan postingan dengan label Memori. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Memori. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Juni 2015

LINTAS KENANGAN EBENHAEZER - 1



 17 Agustus 2008 s/d 31 Desember 2014 bukanlah waktu yang terbuang sia-sia ketika GKMI Ebenhaezer lahir dan bertumbuh di Jln.Pemuda 333 Pati. Ada banyak kenangan yang indah, namun lebih dari itu ada banyak pembelajaran berharga yang Tuhan berikan. Jemaat bersatu dalam kebersamaan dan pelayanan, makin dipulihkan dari luka hati akibat perpecahan dan pengucilan, makin luas dalam pengampunan dan kasih, makin solid dalam solidaritas dan penatalayanan.

333 kali ibadah di Jln.Pemuda 333 adalah waktu yang ditetapkan Tuhan, bukan oleh rancangan manusia. Sepahit apapun sebuah masa lalu dan semanis apapun sebuah kenangan, masing-masing memiliki dampak yang berarti bagi pendewasaan spiritualitas. Sehingga dalam jejak rekam perjalanan, tetap terucap kata “Ebenhaezer” !!

Pintu masuk GKMI Ebenhaezer, Jln.Pemuda 333 dari samping. Bangunan ini terakhir sudah diperbaiki / diganti atapnya dan dilengkapi dengan pintu depan (ke jalan) dan unit-unit AC


 






Tampak bagian belakang sebelum di renovasi agar lebih tinggi. atap di ganti, kanopi dipasang.
Halaman yang tak terlihat jauh lebih luas dari apa yang nampak, sehingga aman untuk parkir kendaraan maupun ruang bermain anak. (gambar 50 % dari pembangunan)

Interior altar. Mimbar utama saat itu diambil karena kebutuhan ruang untuk tampilan acara. 

Komisi Anak Sangkakala dengan seragam baru mereka pada saat itu.
Komisi Remaja "Militia Christy" saat mengikuti Youth Summit di Batu. Saat ini (2015) Ada yang sudah menikah, ada yang pindah/study/kerja ke Yogya, Batam, Surakarta, Surabaya dan Korea.



Komisi Wanita "Naomi"


Komisi Wredhatama Sion dalam salah satu acara di rumah Bp/Ibu Paul Hartono


Ini barisan "pejuang" peletak fondasi iman generasi muda. Para guru dan pendamping anak-anak di Komisi Anak Sangkakala.
Para Pasangan suami Istri (Pasutri) dalam salah satu acara khusus bagi mereka. Mesra-mesra nich...

 
"Hitherto the Lord has helped us."
Memoar of Januari 2015
Ebenhaezer
From the desk of  Daniel Lauw

LINTAS KENANGAN EBENHAEZER - 2

IBADAH - IBADAH JEMAAT



Salah satu suasana Ibadah Umum di Gedung GKMI Ebenhaezer lama, Jln.Pemuda 333. Terdapat 7 tiang



Ibadah Out-door di aula luar Pondok Bambu Remaja (PBR). Foto: Suasana Ibadah yang dilayani Pdt.Davied Sriyanto

Moment Perjamuan Kasih sederhana setiap usai Ibadah Sabtu dan Minggu



Salah satu suasana Jam Doa yang diadakan bagi jemaat umum setiap hari Sabtu, sebagai persiapan Ibadah Minggu dan moment doa syafaat.

Penyerahan anak. Foto: Dilayani oleh Pdt.Em.Yan Takarya, Pdt.Y.Sionari, Pdt.Sumihar Tambunan, Pdt.Immanuel Dwi Tjahjono



Baptisan jemaat. 
Foto : baptisan angkatan I dan III
dilayani Pdt.Immanuel Dwi Tjahjono, MTh

 
 


"Hitherto the Lord has helped us."
Januari 2015
Ebenhaezer
From the desk of  Daniel Lauw
 

LINTAS KENANGAN EBENHAEZER - 3

ART & PERFORMANCE




Tarian daerah, oleh Komisi Remaja Militia Christy


Paduan Suara Gabungan


Opera van Ebenhaezr in Action





Drama visualisasi




Tarian "Cherry Belle" - Cowok







 
Tarian Kreasi Baru, oleh Komisi Anak Sangkakala 






"Hitherto the Lord has helped us."
Januari 2015
Ebenhaezer
From the desk of  Daniel Lauw

LINTAS KENANGAN EBENHAEZER - 4



POHON NATAL GKMI EBENHAEZER dari MASA ke MASA

Pertama kali GKMI Ebenhaezer - yang lahir pada 17 Agustus 2008 - ini membuat Pohon Natal Unik pada tahun 2009. Ide dan motivasi pembuatan Pohon Natal ini adalah
1. Rasa syukur karena kelahiran Tuhan Yesus yang menebus manusia
2. Membangun kebersamaan
3. Kesaksian sederhana akan sukacita Natal kepada masyarakat
4. Mengembangkan kreatifitas seni

Berikut ini Gambar Pohon Natal GKMI Ebenhaezer dari Masa ke masa :




Pohon Natal “EVERGREEN” 2009 
Bahan dasar tali rafia sebanyak 15 Kg ; Tinggi 4 Meter, dengan diameter dasar 2 meter.

Look at : https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2336424467315139870#editor/target=post;postID=5388939774085233128;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=21;src=postname



Pohon Natal “PINEFRUIT” 2010
Bahan dasar buah pohon pinus yang berjatuhan di hutan pinus Jepara sebanyak  13.000 buah, di kombinasi dengan 160 buah lampu, Diameter 3 meter, ketinggian 5 meter

 

  
Pohon Natal “WATERFALL” 2011

Bahan dasar plastik transparan dan lingkar bambu sebanyak 21 lingkaran yang dibuat payung , dengan metode mengalirkan air dari atas ke bawah membentuk rinai di seputar pohon, dihias dengan 1800 lampu. Tinggi 6 meter dengan diameter bawah 2,7 meter dan atas 20 sentimeter. Pilar penopang pohon dari pipa besi berukuran 3 inci.





 



Pohon Natal “RAINBOW FLOWERS” 2012
Bahan dasar "tas kresek" (tas plastik) 6 warna yang di buat berbentuk bunga sebanyak 5000 kuntum bunga. Tinggi 7 meter dengan diameter dasar 2,7 meter 






 
 .
Pohon Natal “LIVING WATER” 2013
bahan dan metode serupa dengan Pohon Natal 2011, namun lebih disempurnakan dengan lingkar payung terbuat dari besi dan jumlahnya 23 payung air. Tinggi 7 meter, diameter dasar 3 meter dengan bola lampu sebanyak 2000 buah



"Hitherto the Lord has helped us."
Memoar of Januari, 2015
Ebenhaezer
From the desk of  Daniel Lauw